Jumat, 02 Agustus 2013

Hikmah berpuasa

Hikmah puasa
Mengapa Allah SWT mewajibkan orang beriman untuk berpuasa? Tujuan utama dari puasa adalah untuk membentuk manusia yang bertaqwa. Selain itu, puasa juga memiliki beberapa hikmah yang sangat mendalam. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah SWT, baik dalam Al-Qur'an maupun Hadist Rasulullah SAW bahwa hikmah-hikmah puasa tersebut adalah:
1. Meningkatkan derajat orang mukmin menjadi orang yang bertaqwa. Sebab orang yang bertaqwa itu adalah orang yang paling mulia di sisi Allah SWT, sesuai firman Allah SWT (QS Al-Hujurat: 13): "Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah SWT adalah yang paling taqwa di antara kamu."
2. Menyehatkan badan. Sabda Nabi Muhammad SAW: "Berpuasalah agar kamu sehat." Maka, hikmah yang terkandung dalam puasa, bukan hanya berguna untuk menyehatkan jiwa belaka, melainkan juga dapat menyehatkan badan. Ini sebagaimana disabdakan nabi dalam hadist di atas.
3. Mendidik orang untuk memiliki sifat sabar. Jika puasa tersebut dilakukan dengan sebaik-baiknya maka akan timbul dalam diri seseorang sifat sabar, karena dalam berpuasa seseorang akan dilatih untuk bisa menahan diri dari perbuatan-perbuatan yang dapat membatalkan puasa, misalnya makan dan minum. Walaupun makanan dan minuman yang dimiliki halal, namun ia tidak mau memakan dan meminumnya karena belum waktunya untuk makan dan minum sampai waktu maghrib.
4. Puasa merupakan pelindung diri dari perbuatan keji dan munkar atau tidak senonoh. Sebagaimana sabda Nabi SAW: "Puasa itu perisai (pelindung diri) yang membentengi dari sentuhan api neraka." (HR Ahmad, Muslim dan Al-Baihaqi).
5. Menanamkan rasa cinta kasih kepada orang fakir dan miskin karena dapat merasakan penderitaan orang-orang yang kekurangan makanan. Setelah kita seharian merasakan menahan rasa lapar tentunya akan menumbuhkan rasa kasih dan sayang kepada orang-orang fakir dan miskin.

Malam Lailatulkadar
Salah satu kemuliaan dan keistimewaan yang terkandung di dalam bulan suci Ramadhan adalah adanya satu malam yang disebut Lailatulkadar. Malam Lailatulkadar selalu menjadi malam yang ditunggu-tunggu, dirindukan dan teramat dinantikan. Pasalnya, malam Lailatulkadar adalah malam yang penuh berkah, dan lebih baik dari seribu bulan.
Mengapa demikian? Karena, pertama, pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi untuk memberi salam - kesejahteraan, kebahagiaan dan keselamatan - kepada umat Nabi Muhammad SAW hingga terbit fajar.
Kedua, Allah SWT mengevaluasi ketetapan-Nya terhadap manusia. Paling tidak, untuk setahun ke depan Allah akan mengoreksi ketetapan-Nya untuk menjadi lebih baik atau buruk, tergantung bagaimana umat Islam yang beriman itu memanfaatkan malam-malam turunnya Lailatulkadar secara optimal dan bermakna.
Ketiga, diturunkannya Al-Quran menjadi pedoman hidup bagi manusia. Dan keempat, sebagai kado istimewa dari Tuhan Yang Maha Kuasa kepada khusus umat Nabi Muhammad SAW, sebagaimana sabdanya: "Sesungguhnya Allah telah memberikan kepada umatku malam Al-Qadr dan itu tidak diberikan kepada umat sebelumnya." (HR Addailamy)
Maka, malam Lailatulkadar selalu menjadi malam yang ditunggu-tunggu, dirindukan dan teramat dinantikan. Sebab, malam Lailatulkadar adalah malam yang penuh berkah, dan lebih baik dari seribu bulan. Meskipun sesungguhnya malam yang istimewa itu dirahasiakan Allah, dan selalu menjadi misteri kapan persisnya ia turun, namun sebagai umat Islam kita patut bersyukur.
Dan untuk meraih malam Lailatulkadar kali ini, mari kita tetap semangat beribadah, bekerja, dan membangun kehidupan rahmatan lil-alamin.

Selasa, 14 Mei 2013



Taukah kamu bahwa setelah mati , otak manusia akan tetap bekerja selama 7 menit ? dan dalam tujuh menit ini , kita akan mengulang kembali seluruh kejadian dalam hidup kita, dalam sebuah mimpi. mengerikan ?




1. Menit Pertama

Di menit pertama ini , kita akan mengalami kembali masa ketika kita baru dilahirkan kedunia. Disini kita akan melihat wajah orang pertama yang kita lihat ketika kita lahir , dokter yang membantu kelahiran kita , atau untuk anda yang masih tradisional saya akan bilang itu , dukun beranak. Anda akan melihat wajah seorang wanita yang telah menjadi ibu anda untuk pertama kalinya. Lalu anda akan melihat wajah seorang pria yang telah menjadi seorang pria, yang tersenyum lebar. Perasaan yang anda rasakan saat melihat kedua orang tua anda di momment ini , bergantung pada apa yang anda rasakan pada mereka disepanjang kehidupan anda. Bisa jadi cinta , atau benci…

2. Menit kedua 

Di menit kedua , anda akan mengulang kembali pengalaman bersama sahabat sahabat anda , dari yang terbaik hingga yang terburuk.Masa ketika anda tertawa bersama , menangis , bercerita , saling mendukung , pertengkeran , berdebat , hingga perpisahan dengan mereka.

3. Menit Ketiga

Dimenit ketiga , anda akan mengingat orang orang yang pernah anda cintai , dalam menit ini , anda akan jatuh cinta lagi pada mereka semua. Dimulai dengan cinta pertama , dimana untuk pertama kalinya anda sadar bahwa anda jatuh cinta. Anda akan ingat , bagaimana senyumannya bisa membuat anda gila. Bagaimana anda rela melakukan apa saja untuk membuatnya bahagia. Bagaimana anda tak bisa jauh darinya.

Dilanjutkan dengan masa ketika anda patah hati , menjalani masa masa sendirian , masa dimana anda bersumpah bahwa cinta itu tak pernah ada. Kemudian sampai ketika anda menemukan kembali orang yang membuat anda jatuh cinta lagi.

4. Menit keempat


Di menit ini , anda akan kembali ke masa masa terburuk dalam hidup anda.  Anda akan kembali kemasa ketika anda pertama kali merasakan patah hati. Masa ketika anda harus melihat orang orang yang anda sayangi meninggal dunia. Anda akan ingat , bagaimana anda membenci seseorang , dan dia juga membenci anda. Anda akan ingat bagaimana anda menemukan seseorang yang anda cintai , tapi tak bisa anda miliki.Mana yang paling menyakitkan dari semua itu ? Kematian ? Patah hati ? Permusuhan ? Kamu sendiri yang menentukan.

5. Menit kelima

Di menit kelima , kamu akan ingat semua pelajaran yang pernah kamu dapat. Pelajaran sekolah ? Bukan ! Pelajaran besar tentang hidup. Pelaran tentang kebahagian Pelajaran tentang kesedihan Pelajaran tentang persahabatan Pelajaran tentang cinta Pelajaran tentang kebencian Pelajaran tentang kehilangan…

6. Menit keenam 

Di menit ini , kita akan mengalami kembali segala sesuatu tentang diri kita. Bagaimana kita berbicara , berjalan , bernyanyi , tertawa , bermain gitar , menangis. Bagaimana bentuk wajah kita , tubuh kita. Apakah kita mensyukri atau tidak menerimanya ? Putuskan sendiri. 

7. Menit ketujuh


Di menit terakhir ini , saya tidak menemukan dengan pasti apa yang akan kita alami. Tapi yang pasti , dimenit terakhir ini , kita akan kembali ke kejadian yang paling berarti di sepanjang hidup kita. Bisa jadi kejadian baik atau buruk. Tak ada yang tau pasti. yang pasti kita akan menemukan jawaban dari seluruh kehidupan kita. jawaban yang tak pernah kita dapat semasa hidup.



NOTE : " Kitalah yang menentukan bagaimana 7 menit terakhir kehidupan itu akan kita alami. Jalanilah hidup , dan lakukan yang terbaik. ! "

Rabu, 08 Mei 2013


JAKARTA— Lembaga riset keuangan Deloitte melansir 10 besar klub kaya di benua Eropa sepanjang 2012.

Hal ini menunjukan industri sepakbola di kawasan Eropa masih menunjukan geliat, meski kawasan tersebut tengah mengalami relaksasi ekonomi akibat hantaman krisis keuangan yang melanda sejumlah negara di zona euro tersebut.

Seperti dilansir dari situs Deloitte, Kamis (23/1), sebanyak sembilan klub kaya Eropa berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan, kecuali Manchester United yang justru pendapatannya turun sebesar 3% menjadi 395,9 juta euro atau setara dengan US$528,31 (Rp5,08 triliun)

Klub Liga Inggris Manchester City mencatat pertumbuhan pendapatan paling fantastis sepanjang 2012 yang mencapai 51%. The Citizen meraup pendapatan senilai 285 juta euro atau sekitar US$380,14 juta (Rp3,66 triliun).

Dominasi klub-klub anggota Liga Inggris terlihat dalam daftar 10 klub terkaya Eropa dengan menempatkan 5 wakilnya, yakni Manchester United, Chelsea, Arsenal, Manchester City, dan Liverpool. Adapun klub Liga Italia diwakili oleh AC MIlan dan Juventus, sementara Liga Spanyol dikuasai Real Madrid dan Barcelona.

Bayern Muenchen menjadi satu-satunya klub Jerman yang berada di 10 besar klub kaya Eropa.
Real Madrid masih tercatat sebagai klub paling mewah di jagad raya dengan pendapatan 512,6 juta euro atau setara US$684,37 juta (Rp6,58 triliun). Pendapatan Madrid naik 7% dibandingkan dengan 2011 senilai 479,5 juta euro.

Barcelona membuntuti Madrid dengan pendapatan 2012 senilai 483 juta euro, lebih tinggi dibandingkan dengan 2011 sebesar 450,7 juta euro.

Salah satu yang menarik dari daftar Deloitte ini, kembalinya Juventus ke dalam 10 besar klub kaya Eropa setelah mengalami masa-masa sulit beberapa tahun silam. Juventus meraup pendapatan 195,4 juta euro, tumbuh 27% dibandingkan dengan 2011 yang mencatat nilai pendapatan 153,9 juta euro.(JIBI/nj)

Pendapatan 10 klub kaya Eropa 2012

1. Real Madrid (Spanyol) 512,6 juta euro
2. Barcelona (Spanyol) 483 juta euro
3. Manchester United (Inggris) 395,9 juta euro
4. Bayern Muenchen (Jerman)  368,4 juta euro
5. Chelsea (Inggris) 322,6 juta euro
6. Arsenal (Inggris)  290,3 juta euro
7. Manchester City (Inggris) 285,6 juta euro
8. AC Milan (Italia) 256,9 juta euro
9. Liverpool (Inggris) 233,2 juta euro
10. Juventus (Italia) 195,4 juta euro

Senin, 06 Mei 2013

arti cantik yang sebenarnya :)

Muslimah Cantik, Bermahkota Rasa Malu Alaihi Wa Sallam

“Muslimah cantik, menjadikan malu sebagai mahkota kemuliaannya…” (SMS dari seorang sahabat)
Membaca SMS di atas, mungkin pada sebagian orang menganggap biasa saja, sekedar sebait kalimat puitis. Namun ketika kita mau utk merenunginya, sungguh terdapat makna yang begitu dalam. Ketika kita menyadari fitrah kita tercipta sebagai wanita, mahkluk terindah di dunia ini, kemudian Allah mengkaruniakan hidayah pada kita, maka inilah hal yang paling indah dlm hidup wanita. Namun sayang, banyak sebagian dari kita—kaum wanita—yang tak menyadari betapa berharganya dirinya. Sehingga banyak dari kaum wanita merendahkan dirinya dgn menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاء
“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak & akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah no. 4181. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain,
الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَر
“Malu & iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim dlm Mustadroknya 1/73. Al Hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari Muslim, begitu pula Adz Dzahabi)
Begitu jelas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memberikan teladan pada kita, bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlaq Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman & sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat & dimuliakan.
Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dgn keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Di zaman ini wanita hanya dijadikan objek kesenangan nafsu. Hal seperti ini karena perilaku wanita itu sendiri yang seringkali berbangga diri dgn mengatasnamakan emansipasi, mereka meninggalkan rasa malu utk bersaing dgn kaum pria.
Allah telah menetapkan fitrah wanita & pria dgn perbedaan yang sangat signifikan. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga dlm akal & tingkah laku. Bahkan dlm Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 228 yang artinya; ‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dgn kewajibannya menurut cara yang sepatutnya’, Allah telah menetapkan hak bagi wanita sebagaimana mestinya. Tidak sekedar kewajiban yang dibebankan, namun hak wanita pun Allah sangat memperhatikan dgn menyesuaikan fitrah wanita itu sendiri. Sehingga ketika para wanita menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu pun itu menjadi hak baginya. Setiap wanita, terlebih seorang muslimah, berhak menyandang rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.
Sayangnya, hanya sedikit wanita yang menyadari hal ini…
Di zaman ini justeru banyak wanita yang memilih mendapatkan mahkota ‘kehormatan’ dari ajang kontes-kontes yang mengekspos kecantikan para wanita. Tidak hanya sebatas kecantikan wajah, tapi juga kecantikan tubuh diobral demi sebuah mahkota ‘kehormatan’ yang terbuat dari emas permata. Para wanita berlomba-lomba mengikuti audisi putri-putri kecantikan, dari tingkat lokal sampai tingkat internasional. Hanya demi sebuah mahkota dari emas permata & gelar ‘Miss Universe’ atau sejenisnya, mereka rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya. Naudzubillah min dzaliik…
Apakah mereka tak menyadari, kelak di hari tuanya ketika kecantikan fisik sudah memudar, atau bahkan ketika jasad telah menyatu dgn tanah, apakah yang bisa dibanggakan dari kecantikan itu? Ketika telah berada di alam kubur & bertemu dgn malaikat yang akan bertanya tentang amal ibadah kita selama di dunia dgn penuh rasa malu karena telah menanggalkan mahkota kemuliaan yang hakiki semasa di dunia.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi utk memukul manusia & [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tak akan masuk surga & tak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian & sekian.” (HR. Muslim no. 2128) Di antara makna wanita yang berpakaian tetapi telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dlm tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 17/191)
Dalam sebuah kisah, ‘Aisyah radhiyyallahu ‘anha pernah didatangi wanita-wanita dari Bani Tamim dgn pakaian tipis, kemudian beliau berkata,
إن كنتن مؤمنات فليس هذا بلباس المؤمنات وإن كنتن غير مؤمنات فتمتعينه
“Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, & jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.” (disebutkan dlm Ghoyatul Marom (198). Syaikh Al Albani mengatakan, “Aku belum meneliti ulang sanadnya”)
Betapa pun Allah ketika menetapkan hijab yang sempurna bagi kaum wanita, itu adalah sebuah penjagaan tersendiri dari Allah kepada kita—kaum wanita—terhadap mahkota yang ada pada diri kita. Namun kenapa ketika Allah sendiri telah memberikan perlindungan kepada kita, justeru kita sendiri yang berlepas diri dari penjagaan itu sehingga mahkota kemuliaan kita pun hilang di telan zaman?
فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
“Nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rahman: 13)
Wahai, muslimah…
Peliharalah rasa malu itu pada diri kita, sebagai sebaik-baik perhiasan kita sebagai wanita yang mulia & dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika kau bandingkan dgn mahkota yang terbuat dari emas permata, namun utk mendapatkan (mahkota emas permata itu), kau harus menelanjangi dirimu di depan public.
Wahai saudariku muslimah…
Kembalilah ke jalan Rabb-mu dgn sepenuh kemuliaan, dgn rasa malu dikarenakan keimananmu pada Rabb-mu…

Template by:
Free Blog Templates